20 Film yang Wajib ditonton di 2016
Tahun
2015 bisa dikatakan tahun yang menyenangkan untuk film Indonesia, yah
tak saja karena hadirnya sederet karya yang layak disebut menghibur,
tetapi juga tontonan yang membanggakan, termasuk Mencari Hilal
yang saya nobatkan jadi film terbaik tahun lalu. Bagaimana dengan 2016?
Kira-kira film keren kayak apa yang akan menyambut para pecinta film
Indonesia di tahun yang baru ini. Untuk mengetahui jawabannya, saya pun
sengaja mengumpulkan judul-judul film yang memang direncanakan untuk
tayang tahun ini. Dari sekitar 40-an film yang saya temukan, saya mencoba filter lagi jadi hanya 20 judul yang memang saya anggap menjanjikan dan membuat penasaran (pilihannya sedikit personal sih). Di tengah film-film Hollywood yang siap menggempur macam Warcraft, X-Men Apocalypse dan nantinya kita juga kedatangan Rogue One: A Star Wars Story,
ke-20 judul film tersebut saya harap mampu mendulang sukses sekaligus
ditonton banyak orang. Berikut bagian pertama dari daftar 20 film
Indonesia yang menurut saya wajib ditunggu dan ditonton di tahun 2016*
Talak 3
Selain premisnya yang menggelitik serta
jajaran pemain yang terdiri dari Laudya Cynthia Bella, Vino G. Bastian,
dan Reza Rahadian, yang tak perlu dipertanyakan lagi kualitas aktingnya.
Nama Ismail Basbeth-lah yang sebenarnya mengundang rasa penasaran saya
dengan Talak 3, tertarik bagaimana melihat hasil akhir film
komedi rumah tangga garapannya ini, apalagi Ismail nantinya diduetkan
dengan Hanung Bramantyo. Talak 3 dijadwalkan untuk tayang pada 4 Februari 2016.
3 Srikandi
Well, dibintangi oleh Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan, Tara Basro dan (lagi-lagi) Reza Rahadian, 3 Srikandi
garapan Iman Brotoseno ini wajib ditonton karena tak saja mengusung
tema olahraga panahan yang notabennya langka di sinema kita, tapi juga setting-nya yang bernuansa era tahun 80-an. Berkisah tentang tiga atlet panahan putri asal Indonesia yang berjaya pada Olimpiade 1988, 3 Srikandi yang awalnya dijadwalkan untuk rilis di akhir 2015 kemudian mundur ke 2016.
The Professionals
Proyek penyutradaraan terbaru dari Affandi Abdul Rachman setelah sebelumnya sempat vakum sejak Negeri 5 Menara (2012). The Professionals
yang diramaikan oleh kehadiran Fachri Albar, Arifin Putra, Cornelio
Sunny dan Lukman Sardi ini nantinya akan mengisahkan tentang sebuah
perampokan besar. Menarik melihat Affandi kembali duduk di bangku
sutradara mengerjakan film bertema heist, rasa penasaran langsung menumpuk tak sabar menunggu The Professionals rilis.
Pesantren Impian
Selain nama Ifa Isfansyah yang menjadikan Pesantren Impian otomatis masuk ke daftar tontonan wajib tahun ini, alasan kedua yang membuat saya begitu tertarik adalah genre yang diusungnya, yaitu film reliji berbungkus thriller.
Sepuluh gadis mendapatkan undangan misterius untuk tinggal di Pesantren
Impian, premisnya jelas mengundang tanda tanya besar, apalagi film yang
diadaptasi dari novelnya Asma Nadia ini turut dibintangi oleh Prisia
Nasution yang selalu tampil apik.
Midnight Show
Satu-satunya alasan saya mau banget nonton ini karena ada kata slasher terpaku di judulnya, that’s it. Film arahan Ginanti Rona Tembang Asri ini (sebelumnya di Rumah Dara, The Raid dan Berandal
turut membantu sebagai asisten sutradara) nantinya akan mengajak kita
untuk menyaksikan sebuah pembunuhan berdarah di sebuah bioskop bernama
Podium. Kapan lagi kan bisa mandi darah di bioskop, Midnight Show akan mulai meneror pada 14 Januari 2016. Bersiaplah!
Aach… Aku Jatuh Cinta
Setelah mempesona penonton Indonesia dengan Guru Bangsa Tjokroaminoto di 2015, Garin Nugroho tampaknya bakal kembali memberi suguhan yang menarik di Aach… Aku Jatuh Cinta.
Memasangkan Chicco Jerikho dan Pevita Pearce di film komedi romantis,
secara pribadi saya penasaran bagaimana penampilan mereka berdua
ditangan Garin yang memang jago memaksimalkan performa akting para
pemainnya. Aach… Aku Jatuh Cinta sendiri dipastikan tayang 4 Februari 2016.
Surat Dari Praha
Julie Estelle, Tio Pakusadewo dan Rio
Dewanto bakal beradu akting di film anyar garapan Angga Dwimas Sasongko
tentu saja wajib sekali ditunggu. Sebagai salah-satu sutradara yang
piawai bercerita, saya sangat menantikan bagaimana Angga akan
mempresentasikan Surat Dari Praha, yang tampaknya tidak hanya berkisah tentang pencarian cinta tetapi juga ada pernak-pernik cerita politik di dalamnya. Surat Dari Praha dijadwalkan tayang mulai 28 Januari 2016 di bioskop.
Comic 8: Casino Kings Part 2
Alasan datang ke bioskop nonton bagian kedua Comic 8: Casino Kings?? tentu saja karena efek kentang yang diberikan bagian pertama. Apakah Ernest Prakasa dan para komika berhasil menemukan The King?
Begitu banyak pertanyaan sengaja ditinggalkan Anggy Umbara supaya kita
balik lagi ke bioskop untuk menemukan jawabannya. Keseruan dan kegilaan
macam apalagi yang akan disodorkan Anggy, tiket seharga 25 ribu
tampaknya sepadan untuk membayar rasa penasaran saya.
A Copy of My Mind
Setelah berkeliling festival dalam dan
luar negeri, dari Toronto sampai Jogja, film yang memperoleh 3 piala
citra ini (termasuk mengantarkan Joko Anwar sebagai sutradara terbaik)
akhirnya bisa disaksikkan secara luas pada 11 Februari 2016 nanti. Nama
Joko Anwar sendiri sudah cukup menjadi alasan kenapa kita datang ke
bioskop menonton A Copy of My Mind, menyaksikkan dari dekat ketika Chicco Jerikho dipertemukan dengan Tara Basro dan dibuat saling jatuh cinta.
Jingga
Bagi mereka yang rindu dengan film Lola
Amaria, kerinduan tersebut tampaknya akan segera terobati tahun ini
lewat karya terbaru dari sutradara Minggu Pagi di Victoria Park tersebut. Jingga
nantinya akan mengisahkan tentang empat remaja tunanetra bernama
Jingga, Marun, Nila dan Magenta. Kecintaan mereka terhadap musik
kemudian mendorong keempat sahabat ini untuk membentuk grup musik dan
kemudian mengikuti sebuah kompetisi. Premis yang sangat menarik sekali.
Ada Apa Dengan Cinta 2
Semenjak Rangga dan Cinta berpisah di
bandara sekitar 14 tahun yang lalu, tidak sedikit penonton Indonesia
yang sebetulnya menginginkan kelanjutan kisah dari Ada Apa Dengan Cinta.
Banyak orang penasaran bagaimana nasib Cinta setelah ditinggal pergi
Rangga? Apakah mereka masih terus pacaran? Rasa penasaran itu tampaknya
akan segera terjawab di bulan April nanti. Disutradarai oleh Riri Riza,
sekuelnya masih dilakoni oleh Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra.
Galih dan Ratna
Setelah sukses dengan The Fox Exploits The Tiger’s Might
yang mendapat banyak pujian, termasuk menang di Festival Film Indonesia
2015 di kategori film pendek terbaik, Lucky Kuswandi yang sebelumnya
menggarap Selamat Pagi Malam, akan mengerjakan film terbaru berjudul Galih dan Ratna. Dijadwalkan untuk tayang di tahun 2016, versi baru dari Gita Cinta Dari SMA yang dulu dibintangi oleh Rano Karno dan Yessy Gusman ini tentu saja mengundang rasa ingin tahu yang tinggi.
Sabtu Bersama Bapak
Alasan saya memasukkan Sabtu Bersama Bapak
di daftar tontonan wajib di 2016 tidak saja karena sumber adaptasinya,
yakni novel berjudul sama karya Adhitya Mulya, bisa dibilang sangat
menarik untuk difilmkan, tapi juga karena proyek ini ditangani oleh
Monty Tiwa, sutradara yang memang cocok untuk menggarap film yang
skenarionya ditulis Adhitya Mulya sendiri. Sabtu Bersama Bapak pun makin menjanjikan dengan kehadiran Deva Mahenra, Arifin Putra, Abimana Aryasatya dan juga Acha Septriasa.
Surat Cinta Untuk Kartini
Sambil menunggu perkembangan film Kartini garapan Hanung Bramantyo, Surat Cinta Untuk Kartini
tampaknya tidak kalah mengundang rasa penasaran. apalagi sosok Kartini
nantinya akan diperankan oleh aktris pendatang baru, Rania Putri Sari,
dipasangkan dengan aktor pemenang Piala Citra 2014, Chicco Jerikho yang
memerankan seorang tukang pos bernama Sarwadi. Direncanakan untuk tayang
tahun ini, Surat Cinta Untuk Kartini tampaknya sudah begitu menjanjikan.
Firegate
Sebagai penggemar serial Ancient Aliens,
mengetahui bahwa akan dibuatnya film Indonesia yang berfokus pada
misteri piramida Gunung Padang, tak hanya bikin rasa penasaran saya
terbang tinggi, tapi juga menyambut dengan gembira. Selain itu, tema
petualangan supranatural yang diusung oleh Firegate jelas menambah daya pikat tersendiri, di tengah ramainya film-film drama lokal. Diproduseri oleh Robert Ronny (Kapan Kawin?), Firegate memang pantas untuk ditunggu.
Headshot
Mo Brothers (Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel) kembali dengan karya terbaru menjadi alasan pertama kenapa Headshot
wajib ditonton, alasan kedua tak ingin melewatkan Chelsea Islan
memamerkan aksi baku-hantam di layar lebar, bareng Iko Uwais dan Julie
Estelle si Hammer Girl. Dilihat dari instagram-nya Timo, saya setidaknya punya sedikit bayangan Headshot tampaknya akan dipenuhi aksi-aksi penuh muncratan darah dan muntahan peluru, pastinya bakal sangat seru.
Siti
Setelah dianugrahkan piala citra sebagai film terbaik di Festival Film Indonesia yang diadakan tahun lalu, Siti
akhirnya mampir ke bioskop pada 28 Januari 2016. Kapan lagi bisa
merasakan pengalaman yang langka, menonton film hitam putih berformat
“kotak”, sambil nantinya hanyut dalam gelaran cerita sederhana yang
berfokus pada perempuan bernama Siti, seorang penjual peyek jingking dan
juga pemandu karaoke yang lebih tahu pahitnya hidup ketimbang rasa
manisnya.
Jakarta Bangkit
Apa jadinya jika Jakarta terendam banjir besar serta diguncang gempa dahsyat? Well, jawabannya akan dipaparkan Rako Prijanto dalam film terbaru besutannya berjudul Jakarta Bangkit.
Lewat premis yang terbilang sangat menarik, dan tema yang masuk ke
ranah film bencana, film yang dibintangi Vino G. Bastian dan Acha
Septriasa ini jelas patut ditunggu. Hadirnya Jakarta Bangkit menambah semarak film-film rilisan 2016, temanya makin variatif dari drama sampai petualangan.
Juara
Film laga tampaknya masih akan meramaikan tahun 2016, salah-satunya dengan hadirnya Juara, digarap oleh Charles Gozali yang sebelumnya menyutradarai film komedi Finding Srimulat dan Nada untuk Asa yang bertema drama. Film-filmnya Charles sampai saat ini selalu memuaskan, oleh karena itu Juara secara otomatis saya masukan ke dalam daftar ini. Di lihat dari teaser trailer-nya yang tampilkan adegan tarung Bisma versus Cecep Arif Rahman, Juara memang menjanjikan.
Rudy Habibie
MD Pictures tampaknya ingin mencoba mendulang sukses yang sama, Habibie & Ainun disaksikan 4 juta lebih orang, kini Rudy Habibie
yang bakal tayang di masa liburan Lebaran, diharap mampu mengalahkan
raihan film rilisan 2012 tersebut. Reza Rahadian kembali dipercaya
memerankan Habibie muda di film yang akan menceritakan masa kecil sampai
remaja sang Presiden Ke-3 Republik Indonesia. Disutradarai oleh Hanung
Bramantyo, MD Pictures kabarnya sudah menyiapkan Rudy Habibie menjadi sebuah trilogi, makin penasaran dengan film pertamanya.




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar